Rabu, 15 Februari 2012
Laporan Semester Anatomi Tumbuhan
4.3 Anatomi tumbuhan
Pada kegiatan pertama praktikum Anatomi tumbuhan yang kita pelajari yaitu melihat susunan anatomi daun. Adapun Objek yang digunakan dalam kegiatan ini adalah daun rumput gajah dan kacang tanah. Pertama, pada daun rumput gajah, struktur anatomi daunnya menunjukkan adanya ikatan pembuluh dan palisade parenchyma, tetapi tidak memiliki korteks. Struktur sel berbentuk pita ranjang dan mengandung kotak persegi.
Pada kegiatan kedua kita mengamati anatomi batang monokotil dengan objek yang digunakan adalah batang pannisetum purpureum, panicum maximum, dan zea mays. Pertama, pada anatomi batang pannisetum pupureum terdapat struktur melintang batang monokotil yang mempunyai bagian epidermis, kortex, dan ikatan pembuluh. Kortexnya terdiri dari tiga bagian. Kedua pada anatomi panicumm maximum terdapat struktur yang mengandung bagian kortex, epidermis, dan ikatan pembuluh pada anatomi batang monokotilnya. Kortexnya berbentuk biji buah yang besar dan sebagian dilapisi oleh ikatan pembuluh. Ketiga pada anatomi batang zea mays struktur anatomi batangnya mengandung bagian epidermis, ikatan pembuluh, dan kortex. Kortexnya melapisi permukaan ikatan pembuluh dan ikatan pembuluh mirip stomata.
Kesimpulan dari ketiga objek tersebut bahwa batang monokotil mengandung ikatan pembuluh yang tersebar dan memiliki ruang antar sel untuk pertukaran gas yang dilapisi cutin.
Pada kegiatan ketiga yaitu mengamati anatomi batang tumbuhan dikotil, dengan objek yang digunakan adalah batang kacang tanah, batang kacang hijau, dan ricinus comunis (tumbuhan jarak). Pertama pada anatomi batang kacang tanah struktur anatominya mengandung bagian epidermis, kortex, primary floem, primaey xylem dan cambium.primary floemnya berbentuk rumpun bunga yang dikelilingi oleh primary xylem. Kedua pada anatomi batang kacang hijau terlihat jelas bahwa struktur anatominya mengandung tiga bagian yakni primary xylem, korteks dan epidermis. Korteksnya merupakan bulu pembentuk lapisan lingkaran pada batang tersebut. Ketiga pada anatomi batang ricinus comunis terlihat struktur anatominya mengandung bagian epidermis, korteks, dan ikatan pembuluh. Ikatan pembuluhnya dikelilingi oleh korteks, sehingga struktur anatominya berbentuk kepingan mata dadu. Dari anatomi batang ketiga objek disimpulkan bahwa batang dikotil mengandung ikatan pembuluh yang terletak teratur dan dinding luar batang sangat rapat dengan epidermis yang mengandung cutin untuk menghambat air masuk pada batang. Epidermis yang mengandung cutin yang tebal akan membentuk struktur kulit luar pada tumbuhan menjadi kasar, sehingga penampakan fisik anatominya kurang menarik.
kegiatan ketiga praktikum anatomi tumbuhan, yaitu melihat susunan anatomi akar pada objek yang digunakan yaitu: akar Zea mays dan Ricinus comunis. Pertama, pada anatomi akar Zea mays struktur anatominya terdiri dari epidermis, endodermis, korteks, cambium, xylem, dan floem. Xylem dan floemnya berdekatan rapat saling mengelilingi. Kedua, pada anatomi akar Ricinus comunis struktur anatomi akarnya terdiri dari epidermis, endodermis, floem, xylem, dan cambium.
Pada anatomi akarnya korteks tidak terlihat dengan jelas. Dari anatomi akar kedua objek disimpulkan bahwa anatomi akar adalah menstruktur akar yang terbentuk embrio menjadi dua bagian yaitu tunggang dan serabut, dimana tunggang pada dikotil dan serabut pada monokotil. Dan struktur akar secara umum terdiri dari dua bagian yaitu akar primer dan akar sekunder.
KEGIATAN 1
Tujuan :Melihat susunan anatomi daun
1. Daun Pennisetum Purpureum
2. Daun Arachia Hypogea
KETERANGAN LITERATUR
1. Daun Pennisetum Purpureum
Klasifikasi Pennisetum purpureum
Phyllum : Spermatophyta
SubPhyllum : Angiospermae
Classis : Monocotyledoneae
Ordo : Glumiflora
Familia : Gramineae
SubFamilia : Panicurdeae
Genus : Pennisetum
Species : Pennisetum purpureum
2. Daun Arachia Hypogea
Klasifikasi Arachia hypogea
Divisi : Spermatophyta
Klass : Dicotyledoneae
Ordo : Leguminales
Family : Leguminaceae
Genus : Arachia
Spesies : Arachia hypogea
Perbedaan Anatomi Daun Monokotil adalah hanya memiliki Satu daun lembaga.
KEGIATAN 2
Tujuan : Mempelajari anatomi batang monokotil
1. Batang Pennisetum Purpureum
2. Batang Panicum maximum
3. Batang Zea mays
1. Batang Zea mays
Klasifikasi Zea mays
Regnum : Plantae
Divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotyledoneae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Zea
Spesies : Zea mays
2. Batang Panicum maximum
Klasifikasi Panicum maximum :
Divisi : Angiospermae
Klass : Monocotyledoneae
Ordo : Graminales
Family : Graminaceae
Genus : Panicum
Spesies : Panicum maximum
3. Batang Pennisetum Purpureum
Klasifikasi Pennisetum purpureum
Phyllum : Spermatophyta
SubPhyllum : Angiospermae
Classis : Monocotyledoneae
Ordo : Glumiflora
Familia : Gramineae
SubFamilia : Panicurdeae
Genus : Pennisetum
Species : Pennisetum purpureum
Kesimpulan nya adalah tersusun atas epidermis yang berkutikula dan kadang
Terdapat stomata,system jaringan dasar berupa korteks dan empelur,dan system
berkas pembuluh yang terdiri dari xylem dan floem.
KEGIATAN 3
Tujuan : Mempelajari anatomi batang tumbuhan dikotil
1. Batang Kacang tanah
Klasifikasi Arachia hypogea
Divisi : Spermatophyta
Klass : Dicotyledoneae
Ordo : Leguminales
Family : Leguminaceae
Genus : Arachia
Spesies : Arachia hypogea
2. Batang Kacang hijau
Klasifikasi Phasedus radiates
Kingdom : Plantae
Sub kingdom : trachebionta
Class : magnoliopsida
Sub class : rosidae
Ordo : fobales
Family : fabaceae
Genus : phaseolus
Spesies : Phasedus radiates
3. Richinus comunis
Klasifikasi Ricinus Comunis
Kingdom : Plantae
Sub kingdom : Tracheobinta
Class : Magnoliopsida
Sub class : Rosidae
Ordo : Euphorbiales
Genus : Ricinus
Spesies : Ricinus Comunis
Perbedaan nya adalah pada batang tumbuhan monokotil xylem dan floemnya
tersebar.
KEGIATAN 4
Tujuan : Melihat susunan anatomi akar
1. Susunan Anatomi akar Zea mays
2. Susunan Anatomi akar Richinus comunis
Kesimpulanya adalah Sturtur anatomi akar tersusun atas jaringan epidermis , system jaringan dasar berupa korteks,endodermis,dan empelur,dan system berkas pembuluh .pada akar system berkas pembuluh terdiri atas xylem dan floem yang tersusun berselang seling ,struktur anatomi akar tumbuhan monokotil dan dikotil berbeda.
daftar pustaka
http://anatomitumbuhan.blogspot.com
http://biologidasar.blogspot.com
http://nandaunja.wordpress.com
http://nandaunja.blogspot.com
http://nursholehkotabaru.blogspot.com
http://nursholehtanjungjabungtimur.blogspot.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar